Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2018

Sejarah Hidup Faidin

Sejarah Hidup Faidin, lahir di Kabupaten Bima kecematan Woha desa Tente pada 12 Maret 1994. Merupakan anak pertama dari pasangan Baharuddin dan Sri Nila Lestari. Penulis mengenyam pendidikan sejak tahun 2000, pendidikan tingkat SD Impres Pucuke diselesaikan tahun 2005-2006, SMP Negeri 1 Woha diselesaikan tahun 2008-2009, SMA Negeri 1 Woha diselesaikan tahun 2011, kemudian penulis menempuh pendidikan jenjang sarjana S1 di jurusan pendidikan sejarah universitas muhammadiyah mataram, sejak 2011 lulus tahun 2016. Adapun skripsi yang ditulis dengan judul “Efektifitas pengunaan model pembelajaran CTL untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran sejarah”. pada tahun 2016 penulis masuk di Universitas Pendidikan Indonesia sebagai mahasiswa Pascasarjana S2 pada Program Studi Pendidikan Sejarah. Aktifitas selama kuliah di Universitas Pendidikan Indonesia pernah menjadi pemateri pada kegiatan Darul Arkom Dasar IMM komisariat Universitas Pendidikan Indonesia Tahun 2016, pernah j...

Budaya Mbojo VS Budaya Sunda

Budaya Mbojo VS Budaya Sunda Kebudayaan adalah hasil karya cipta umat manusia. Keberadaan budaya dimasing-masing daerah, negara, dan dunia. Merupakan tanda bahwa adanya suatu kehidupan yang seimbang, keseimbangan itu karena adanya kesesuaian diantara masyarakat. antara budaya Mbojo dan Sunda merupakan dua kebudayaan yang sangat berbeda, mulai dari bahasa, kebudayaa, dan karakter. Tulisan ini akan menyoroti karakter dari masing-masing dua budaya ini, karena penulis menyadari adanya perbedaan yang sangat signifikan, antara dua kebudayaan yang satu kebuayaan yang sangat santun dan satu santun namun keras. pertemuan dua kebuayaan ini hanya bisa disatukan oleh satu indentitas berupa bahasa kalau tidak ada bahasa pemersatun maka penulis merasa sangat sulit. Kesulitan itu, perlu dijawab dengan suatu penjelasan bahwa perbedaan itu tidaklah menjadi suatu jalan permusuhan namun perbedaan itu ilah jalan persatuan.

Patu MBOJO Parafu Parewa

 Patu Mbojo Parafu Parewa Patu Mbojo ialah karya masyarakat Mbojo yang merupakan seni pantun daerah, yang menciri khas daerah babuju (daerah yang penuh dengan perbukitan) di Nusa Tenggara Barat sebagai tradisi lisan masyarakat kalau dalam sejarah adalah sejarah lisan. Patu Mbojo memiliki kaidah penulisan sendiri yang membedakan dengan pantun di Daerah lain, isi dari Patu Mbojo dapat membentuk karakter dari penyampai dan pendegarnya dengan syair yang didalamnya berisi nasehat, rasa kagum, dan menyindir yang dapat memotivasi. Pada sejarah Mbojo perkembangan Patu Mbojo tidak bisa dipisahkan dari seni musik khas Mbojo dengan diiringi musik Biola, Kecapi, Gambus  sebagai ranah media hiburan,  . tentunya alat musik ini adalah alat tradisional yang membentuk karakter masyarakat Mbojo. sebagai salah satu seni yang menjadi kesukaan masyarakat. sehingga menjadi suatu kebiasaan baik bagi masyarakat. Masyarakat Mbojo mengenal Patu sebagai media pendidikan, dalam ranah budi peker...